SKRIPSI EKOS
Analisis Penerapan Program Laboratorium Kemiskinan Dalam Pengentasan Kemiskinan di Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto (Ditinjau dari Ekonomi Islam)
Secara histori Kabupaten Pekalongan memiliki permasalahan tingginya angka kemiskinan yang dalam upaya pengentasan setiap tahunnya tidak mencapai target yang ditentukan. Menghadapi hal tersebut, pemerrintah mengeluarkan inovasi “Laboratorium Kemiskinian” sebagai strategi pengentasan kemiskinan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakaat miskin. Laboratorium kemiskinan mengambil sampel di tiga desa pilot salah satunya di daerah pesisir atau tepatnya di Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik permasalahan kemiskinan (2) Penerapan program laboratorium kemiskinan (3) Hasil penerapan program yang ditinjau dari maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Field Research melalui pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa buku, artikel, jurnal dan website terkait serta menggunakna data primer yang dikumpulkan melalui wawancara menggunakan teknik purposive, observasi dan dokumentasi. Adapun informan dalam penulisan ini diantaranya: Dinas Bapperida Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Desa Mulyorejo dan masyarakat miskin Desa Mulyorejo. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik permasalahan kemiskinan Desa Mulyorejo meliputi (1) Kondisi wilayah yang dilanda banjir, terbatasnya lapangan pekerjaan, rendahnya pendidikan, rendahnya derajat kesehatan dan kurangnya pemanfaatan potensi lokal desa (2) Penerapan program laboratoium kemiskinan dibangun berdasarkan data dan verifikasi faktual melalui PPA sehingga menghasilkan formula pengentasan kemiskinan baik pelatihan hingga pembangunan layanan akses dasar (3) Penerapan program menunjukan hasil yang baik dalam mengatasi permasalahan kemiskinan masyarakat Desa Mulyorejo meskipun tidak teratasi seluruhnya karena beberapa hal (4) implikasi program Laboratorium Kemiskinan dalam Maqashid Syariah diantaranya Hifdzu Ad-dīn: renovasi tempat tinggal (RTLH) dan Infrastruktur keagamaan (Masjid); Hifdzu An-nafs: penanganan permasalahan kesehatan dan memberikan akses air bersih; Hifdzu Al-māl: pemenuhan kebutuhan dasar dan pelatihan keterampilan; Hifdzu Al-àql: Sekolah gratis melalui program KUDU SEKOLAH dan renovasi infrastruktur sekolah; Hifdzu An-nasl: renovasi RTLH, pembangunan tanggul, dan sekolah gratis.
| 25SK2541024.00 | SK EKOS 25.024 YUS a | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain