SKRIPSI PAI
Implementasi Metode Fasahati Dalam Mengembangkan Kemempuan Membaca Al-Qur'an Santri Di TPQ Baitul 'Ilmi Desa Kalipancur Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan
Al-Qur’an merupakan kitab yang menjadi pedoman bagi umat Islam yang diturunkan dalam bahasa arab. Al-Qur’an berisi perkataan Allah yang menjadi wahyu Rasulullah melalui perantara Malaikat Jibril, setiap umat Islam wajib mempelajari kitab Al-Qur’an yang dapat dimulai dengan membacanya. Dalam membaca Al-Qur’an diperlukan metode yang tepat. Salah satu metode dalam membaca Al-Qur’an yaitu metode Faṣahati. TPQ Baitul ‘Ilmi menjadi salah satu lembaga pendidikan non formal yang sudah menerapkan metode Faṣahati. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini yaitu mengenai bagaimana implementasi metode Faṣahati, dan faktor pendukung serta faktor penghambat dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri di TPQ Baitul ‘Ilmi Desa Kalipancur Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskprisikan implementasi metode Faṣahati dan mendeskprispikan faktor pendukung serta faktor penghambat implementasi metode Faṣahati dalam mengembangkan kemampuan membaca AlQur’an santri di TPQ Baitul ‘Ilmi Desa Kalipancur Keamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data penelitian ini yaitu trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Kemudian teknik analisis data penelitian ini yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi metode Faṣahati di TPQ Baitul ‘Ilmi berlangsung menjadi tiga tahapan yaitu klasikal pertama, individual, dan klasikal terakhir. Kemudian implementasi metode Faṣahati di TPQ Baitul ‘Ilmi terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung seperti minat dalam diri santri, dukungan dari orang tua dan ustadz ustadzah, serta pembelajaran yang berlangsung menyenangkan. Sedangkan untuk faktor penghambat dalam implementasi metode Faṣahati di TPQ Baitul ‘Ilmi antara lain keterbatasan waktu, kedaan sarana dan prasarana, serta kondisi cuaca.
| 25SK2521047.00 | SK PAI 25.047 SUK i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain