SKRIPSI PBS
Analisis Perbandingan Pembentukan Portofolio Optimal Menggunakan Metode Single Index Model dan Capital Asset Pricing Model pada Saham Syariah yang Terdaftar Dalam IDX-MES BUMN 17 2021-2024
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pembentukan portofolio optimal pada saham syariah IDX-MES BUMN 17 periode 2021-2024, serta untuk mengetahui metode mana yang lebih baik kinerjanya dalam membentuk portofolio optimal dan memprediksi akurasi Return saham IDX-MES BUMN 17 2021-2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini meliputi saham syariah yang secara konsisten terdaftar dalam IDX-MES BUMN 17 2021-2024. Adapun metode yang digunakan dalam pembentukan portofolio optimal pada penelitian ini adalah Single Index Model dan Capital Asset Pricing Model dengan pengukuran kinerja portofolio menggunakan indeks Sharpe, Treynor, dan Jensen. Sementara untuk ketepatan dalam memprediksi Return saham syariah IDX-MES BUMN 17 antara Single Index Model dan Capital Asset Pricing Model diukur menggunakan Mean Absolute Deviation. Hasil penelitian menunjukkan portofolio optimal berdasarkan Single Index Model terdiri dari 4 saham, yaitu BRIS (35%), ELSA (38%), PGAS (20%), dan PTBA (7%) dengan tingkat Return sebesar 0,0092 dan tingkat risiko sebesar 0,0100. Sementara portofolio Capital Asset Pricing Model terdiri dari 3 saham yaitu BRIS (22%), ELSA (45%), PGAS (32%), dengan tingkat Return sebesar 0,0089 dan tingkat risiko sebesar 0,0092. Dari kedua metode tersebut, portofolio Single Index Model menghasilkan nilai indeks Sharpe (0,5215), Treynor (0,0062), dan Jensen (0,1589). Sementara portofolio Capital Asset Pricing Model menghasilkan nilai indeks Sharpe (0,5302), Treynor (0,0061), dan Jensen (0,1503). Adapun Single Index Model dalam memprediksi Return saham syariah IDX-MES BUMN 17 2021-2024 menghasilkan nilai Mean Absolute Deviation sebesar (-0,0058), sedangkan Capital Asset Pricing Model menghasilkan nilai Mean Absolute Deviation sebesar (-0,0123). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Single Index Model lebih baik dalam membentuk portofolio berdasarkan tingkat Return dan kinerjanya, sementara Capital Asset Pricing Model lebih baik dalam mengukur keakuratan perhitungan Return saham dalam IDX-MES BUMN 17 2021-2024.
| 25SK2542017.00 | SK PBS 25.017 DHI a | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain