SKRIPSI AKSYA
Analisis Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah IPO di Daftar Efek Syariah (Studi Kasus Pada Perusahaan IPO di Daftar Efek Syariah Tahun 2021)
Jumlah efek saham yang tercatat dalam Daftar Efek Syariah terus bertambah di setiap tahunnya termasuk didalamnya entitas yang baru saja melaksanakan Initial Public Offering (IPO). Pada tahun 2021 diketahui jumlah perusahaan yang secara resmi melakukan IPO mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 54 perusahaan. Pelaksanaan IPO dilakukan sebagai strategi memperoleh
modal tambahan, tetapi hal tersebut juga dapat memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah Initial Public Offering (IPO) pada perusahaan yang terdaftar di Daftar Efek Syariah pada tahun 2021. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran mengenai kondisi keuangan perusahaan sebelum dan sesudah IPO. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah IPO. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling sehingga didapatkan 32 perusahaan yang memenuhi kriteria. Penelitian ini menggunakan uji non parametrik
yakni Uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS untuk menjawab hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio keuangan yang diwakili CR, DER, ROA, dan TATO mengalami perbedaan yang signifikan antara sebelum maupun sesudah IPO. Selain itu terjadi kenaikan rata-rata pada rasio CR, sedangkan rasio lainnya yakni DER, ROA, dan TATO memperlihatkan adanya penurunan ratarata sebelum dan sesudah IPO.
Kata Kunci: Initial Public Offering (IPO), Daftar Efek Syariah, Kinerja keuangan
| 25SK2543014.00 | SK AKSYA 25.014 ADI a | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain