SKRIPSI PBA
Kompetensi Profesional Guru Bahasa Arab Di Madrasah Tsanawiyah Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal
Skripsi ini membahas tentang Kompetensi Guru Bahasa Arab dan Profesional Guru Bahasa Arab yang mana guru dapat mampu melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh Pengetahuan, Keterampilan dan sikap kerja. dan professional Guru Bahasa Arab bisa memiliki keahlian dalam suatu bidang yang di akui oleh Sekolah. Di Indonesia, peran pendidikan juga sangat penting, terlihat dari berbagai peraturan yang dibuat untuk menciptakan cita-cita negara Indonesia, yaitu meninggikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah Kompetensi Profesional Bahasa Arab Di MTs Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal? 2) Usaha-usaha apa yang dilakukan daripihak sekolah untuk dapat meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Bahasa Arab diMTs Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal? Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yaitu memaparkan dan menggambarkan keadaan serta fenomena atau situasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer iailah Guru dan Siswa dan sekunder berupa buku, jurnal dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan data model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan menghasilkan suatu kesimpulan sebagai berikut: pertama Kompetensi Profesional Guru Bahasa Arab di MTs Jatibogor sudah menunjukan perkembangan yang cukup baik, terutama dalam hal penguasaan substansi keilmuan. kedua Guru memiliki kemampuan yang memadai dalam mengajarkan tata Bahasa Arab (Nahwu) Dan Morfologi (Shorof), serta mampu mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari Siswa. Guru secara langsung terlibat dalam proses pembelajaran, memberikan arahan dan dukungan kepada peserta didik untuk menghasilkan lulusan berkualitas sesuai harapan. Kedua Guru bukan hanya sebagai perencana, tetapi juga pelaksana dan penentu dalam mencapai tujuan sekolah. Tanpa kehadiran guru, proses pembelajaran bisa terhambat bahkan tidak terlaksana. Karena itu, peran guru dalam manajemen pendidikan perlu terus diperkuat, termasuk meningkatkan kinerja mereka, agar mampu menghadapi tantangan globalisasi dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
| 25SK2522014.00 | SK PBA 25.014 AKH k | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain