SKRIPSI PGMI
Strategi Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas 1 Melalui Metode Quantum Learning Di MI Walisongo Kranji 01 Kabupaten Pekalongan
Quantum Learning adalah suatu pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan potensi belajar siswa melalui penggunaan berbagai teknik dan strategi yang menarik dan terbukti efektif. Guru dapat menggunakan metode storytelling, permainan peran, atau berbagai aktivitas kreatif lainnya untuk membangkitkan minat siswa dalam membaca. Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, terbuka, dan penuh semangat dapat membantu siswa merasa termotivasi untuk belajar membaca. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi guru dalam meningkatan keterampilan membaca siswa kelas 1 melalui metode Quantum Learning di MI Walisongo Kranji 01 Kabupaten Pekalongan 2) Dampak Metode Quantum Learning dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 01 Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses reduksi data, proses penyajian data, proses menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi guru dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 1 melalui metode Quantum Learning di MI Walisongo Kranji 01 berjalan secara efektif dan menarik. Guru menggunakan berbagai strategi seperti menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menerapkan berbagai model serta memanfaatkan media pembelajaran interaktif seperti flashcard, lagu, permainan membaca, dan metode multisensori. Selain itu, guru juga menerapkan pembelajaran berbasis kelompok untuk meningkatkan partisipasi siswa. Dampak Metode Quantum Learning dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 1 menunjukkan hasil yang sangat positif. Metode ini berhasil meningkatkan minat baca, pemahaman, dan kepercayaan diri siswa dalam membaca. Siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mengenali huruf dan merangkai kata menjadi lebih lancar dalam membaca serta lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, suasana kelas yang lebih menyenangkan dan interaktif menjadikan proses pembelajaran lebih efektif dan tidak membosankan.
| 25SK2523051.00 | SK PGMI 25.051 ARI s | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain