SKRIPSI PGMI
Implementasi Program Pembiasaan Tahfiz Juz 30 Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Kelas V Di MI Rifa'iyah Bojong Minggir
Permasalahan yang sering terjadi di dunia pendidikan saat ini adalah kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di madrasah umumnya masih rendah. Hal ini terjadi karena minimnya siswa yang membiasakan diri membaca AlQur’an. Siswa lebih banyak yang tertarik pada handphone dari pada membaca Al-Qur’an. Adapun untuk permasalahannya yaitu bahwa masih ditemulkannya permasalahan seperti siswa yang jarang membaca Al-Qur’an karena seringnya bermain handphone sehingga mempengaruhi terbentuknya karakter religius siswa. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi program taḥfiẓ juz 30 dalam membentuk karakter religius siswa kelas V di MI Rifa’iyah Bojong Minggir serta apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat program taḥfiẓ juz 30 dalam membentuk karakter religius siswa kelas V di MI Rifa’iyah Bojong Minggir. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi program taḥfiẓ juz 30 dalam membentuk karakter religius siswa kelas V di MI Rifa’iyah Bojong Minggir serta untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat program taḥfiẓ juz 30 dalam membentuk karakter religius siswa kelas V di MI Rifa’iyah Bojong Minggir. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis yang dilakukan Miles, Huberman dan Saldana terdapat tiga alur kegiatan yaitu: Kondensasi Data (Data Condensation), Penyajian Data (Data Display), dan Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawing/Verifications). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pembiasaan taḥfiẓ juz 30 dalam membentuk karakter religius siswa kelas V di MI Rifa’iyah Bojong Minggir dalam proses program pembiasaan taḥfiẓ juz 30 memiliki beberapa ruang lingkup sebagai berikut: perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian. Program pembiasaan taḥfiẓ juz 30 itu sendiri membentuk karakter religius siswa menjadi lebih baik seperti siswa mampu bertaqwa, syukr, ikhlaṣ, ṣabr, ṭawakkul, istiqomah, dan disiplin. Adapun faktor pendukung yaitu motivasi dari diri sendiri, kerja sama antara kepala madrasah dan ustadz dan ustadzah, sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambat yaitu rasa malas di dalam diri siswa, kurangnya dukungan atau motivasi dari orang tua dan juga keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program taḥfiẓ juz 30 di madrasah.
| 25SK2523049.00 | SK PGMI 25.049 ADE i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain