SKRIPSI HKI
Analisis Putusan Permohonan Dispensasi Nikah Perspektif Maqashid Asy-Syari'ah Dan Perlindungan Anak (Studi Perbandingan Antara Penetapan Perkara Nomor 181/Pdt.P/2020/PA.Tas Dan Nomor 15/Pdt.P/2021/PA.Tas)
Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum kualitatif dengan metode penelitian hukum normatif atau biasa disebut dengan penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kasus (case approuch). Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Dalam bahan hukum primer berasal dari dua salinan putusan Pengadilan Agama Tais. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penetapan Nomor 181/Pdt.P/2020/PA.Tas atas pertimbangan hakim untuk menolak dan tidak memberikan izin dispensasi nikah jika dianalisis berdasarkan teori Maqāṣhid Asy-Syarīʻah dan perlindungan anak, ditolaknya permohonan dispensasi tersebut terdapat lebih banyak kemaslahatan dari pada kemudharatannya, sebab akan banyak yang terjaga dan terselamatkan dari adanya penolakan tersebut. Sedangkan dalam penetapan Nomor 15/Pdt.P/2021/PA.Tas atas pertimbangan hakim untuk mengabulkan permohonan izin dispensasi nikah jika dianalisis berdasarkan teori Maqāṣhid Asy-Syarīʻah dan pelindungan anak, dikabulkannya permohonan tersebut justru mencederai aspek perlindungan anak yang seharusnya dicegah untuk melakukan pernikahan pada usia anak sekaligus juga merenggut hak anak untuk memperoleh pendidikan dan mendapatkan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan meningkatkan kecerdasan sesuai minat dan bakat setiap individu pada anak-anak sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak pada Pasal 9 ayat 1 dan Pasal 26 ayat 1 poin c.
| 25SK2511013.00 | SK HKI 25.013 ANI a | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain