SKRIPSI HKI
Kepatuhan Hukum Masyarakat Kabupaten Batang Terhadap Norma Poligami
Penelitian ini akan memperkaya literatur tentang poligami dan dampaknya terhadap keseimbangan peran serta keadilan dalam keluarga, serta memberikan kontribusi pada pemahaman dinamika keluarga dalam masyarakat poligami. Temuan ini diharapkan memberikan rekomendasi berguna bagi pembuat kebijakan, praktisi hukum, dan masyarakat untuk merumuskan kebijakan yang adil, perlindungan hukum bagi istri dan anakanak, serta meningkatkan kesadaran hukum terhadap ketidakpatuhan dalam poligami. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode penelitian yuridis empiris untuk memahami fenomena sosial dan budaya terkait poligami. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi penerapan regulasi poligami, faktor-faktor ketidakpatuhan, serta respons masyarakat dan aparat hukum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan poligami di Batang disebabkan oleh kelemahan struktur hukum, perbedaan interpretasi hukum nasional dan agama, serta budaya yang mendukung poligami. Dampaknya meliputi stigma sosial, hilangnya perlindungan hukum bagi perempuan dan anak, serta kerentanan terhadap kekerasan dan penelantaran. Ketidakadilan ini juga memicu konflik keluarga dan merusak hubungan antanggota keluarga. Akhirnya, pelanggaran poligami dapat dikenai sanksi hukum, baik administratif maupun pidana.
Date: 17 March 2025
| 25SK2511009.00 | SK HKI 25.009 HAJ k | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain