Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pemahaman Hukum Tentang Hak Istri Pasca Perceraian (Studi Pada Pelaku Perceraian Di Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan)

SKRIPSI HKI

Pemahaman Hukum Tentang Hak Istri Pasca Perceraian (Studi Pada Pelaku Perceraian Di Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan)

Millati Hanifiyah (1120139) - Nama Orang; Uswatun Khasanah, M.S.I. - Nama Orang;

Salah satu konsekuensi dari terjadinya perceraian adalah akan menimbulkan hak-hak bagi mantan istri pasca perceraian yang harus dipenuhi oleh suami. Hak istri pasca perceraian tersebut meliputi nafkah iddah, nafkah mut'ah, melunasi mahar yang masih terhutang, dan hadhanah anak. Namun, Fenomena sosial yang terjadi di Kelurahan Buaran Kradenan memberi contoh bahwa pemberian hak istri pasca perceraian tersebut tidak semuanya terpenuhi. Atas dasar hal tersebut penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman hukum pelaku perceraian dan faktor yang mempengaruhi pemahaman hukum pelaku perceraian tentang hak-hati istri pasca perceraian di Kelurahan Buaran Kradenan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sekunder. Data primer berupa informasi yang diperoleh dengan teknik wawancara kepada 4 informan yang dipilih secara purposive sampling. Sumber data sekunder berupa literatur, buku, Undang-undang, KHI, jurnal, penelitian relevan yang diperoleh dengan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik kualitatif dengan model interaktif. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat dua informan dengan tingkat pemahaman tinggi, satu informan dengan tingkat pemahaman cukup, dan satu informan yang tidak paham terkait hak-hak istri pasca perceraian. Tingkat pemahaman ini dipengaruhi oleh faktor usia, faktor pengalaman, faktor intelegensi, faktor pendidikan, faktor pekerjaan, faktor sosial budaya dan ekonomi, faktor lingkungan, serta faktor informasi, dengan faktor dominannya latar belakang pendidikan.


Ketersediaan
25SK2511008.00SK HKI 25.008 MIL pMy LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 25.008 MIL p
Penerbit
Pekalongan : Program Studi S-1 Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2025
Deskripsi Fisik
xviii, 69 hlm., 24 cm; Bibliografi: 70-73
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.33
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Perceraian
Hak Istri
Pemahaman Hukum
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Millati Hanifiyah (1120139)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • E-Theses
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik