SKRIPSI PGMI
Analisis Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Karakter Religius Anak
Keberhasilan pembentukan karakter religius pada anak di RT 005 RW 001 Dusun Sewawar Desa Legokgunung Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan salah satunya dipengaruhi oleh tipe pola asuh dalam mendidik anak. Orang tua memegang peranan penting dalam membentuk sistem interaksi yang intim dan berlangsung lama ditandai oleh loyalitas pribadi, cinta kasih, dan hubungan yang penuh kasih sayang. Pola asuh orang tua yang tepat akan membawa dampak baik bagi perkembangan karakter atau moral anak. namun, perilaku penurunan moral di kalangan anak SD terjadi di RT 005 RW 001 Dusun Sewawar Desa Legokgunung Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan dikarenakan kurang tepatnya bentuk pola asuh yang di terapkan oleh orang tua dalam mengasuh anaknya. Fokus penelitian yang diteliti dalam skripsi ini adalah bagaimana pola asuh orang tua dalam membentuk karakter religius anak di RT 005 RW 001 Dusun Sewawar Desa Legokgunung Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan serta faktor yang menghambat pembentukan karakter religius anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola asuh orang tua dalam membentuk karakter religius anak di RT 005 RW 001 Dusun Sewawar Desa Legokgunung Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan serta untuk mengetahui faktor yang menghambat pembentukan karakter religius anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data. Teknik wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semistruktur. Wawancara semistruktur digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima orang tua informan dengan tiga orang tua menggunakan tipe pola asuh otoriter yang dilatarbelangi reaksi sikap anaknya yang dipengaruhi adanya lingkungan teman sebaya contohnya bermain sampai lupa waktu, anak melalaikan tanggung jawabnya yaitu shalat dan mengaji. Kemudian satu orang tua lainnya ada yang menggunakan tipe pola asuh demokratis dengan memberi anak arahan dan kebebasan namun ada batasan. Dan yang terakhir satu orang tua dengan tipe pola asuh permisif, orang tua memberikan kebebasan tanpa batasan. Faktor yang menghambat pembentukan karakter religius anak di Desa Legokgunung yaitu terdapat faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi : rendahnya kesadaran diri anak, dan kurangnya perhatian orang tua. Sedangkan untuk faktor eksternal meliputi : lingkungan, dan juga smartphone.
| 25SK2523030.00 | SK PGMI 25.030 EVI a | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain