SKRIPSI PGMI
Implementasi Contextual Teaching And Learning (CTL) Melalui Kegiatan Manasik Haji Dalam Pembelajaran Fiqih Kelas VI Di MIS NU Al-Utsmani Kajen
Penelitian ini membahas implementasi Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kegiatan manasik haji dalam pembelajaran fiqih ibadah haji kelas VI di MIS NU Al-Utsmani Kajen. Metode pembelajaran konvesional yang masih berfokus pada hafalan menyebabkan siswa kesulitan memahami konsep abstrak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana implementasi pembelajaran CTL melalui kegiatan manasik haji? 2) apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi CTL melalui kegiatan manasik haji? 3) apa saja elemen yang berperan dalam membentuk karakter dalam pembelajaran CTL melalui kegiatan manasik haji? Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi pembelajaran CTL dalam kegiatan manasik haji, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta mengeksplorasi elemen pembentuk karakter yang muncul dalam proses pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (file research) dengan pendekatan kualitatif deskripstif. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari guru fiqih dan siswa kelas VI sedangkan sumber data sekunder yaitu penelitian yang relevan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, waktu. sedangkan analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: pertama implementasi pembelajaran CTL melalui kegiatan manasik haji terdiri dari tiga tahap utama yaitu 1) Perencanaan meliputi: sosialisasi kegiatan, pelatihan bersama, pembagian seragamisasi. 2) Pelaksanaan mempraktikkan rukun, wajib dan sunnah haji meliputi ihram, wukuf di Arofah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, tahallul awal, tawaf, sa’i, tahallul akhir. Pada tahap ini terhadap penyederhanaan jumlah tawaf dan sa’i yang seharusnya tujuh kali menjadi tiga kali. 3) Evaluasi yang meliputi: observasi, tanya jawab, dan umpan balik. Kedua. Faktor pendukung diantaranya peran aktif siswa, bimbingan guru serta koordinasi yang baik sedangkan penghambat kurangnya perencanaan, metode konvesional, dan keterbatasan fasilitas. Ketiga, elemen yang berperan dalam pembentukan karakter diantaranya: keimanan, pengalaman, pembiasaan, pemahaman rasional, emosional, fungsional dan keteladanan.
| 25SK2523021.00 | SK PGMI 25.021 ZID i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain