SKRIPSI KPI
Dakwah Berbasis Kearifan Lokal dalam Tradisi Serabi Likuran Desa Penggarit Taman Pemalang
Penelitian yang dilakukan di Desa Penggarit, Taman, Pemalang menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposif sampling. Adapun pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Proses tradisi serabi likuran berlaku di masyarakat Desa Penggarit dilakukan pada setiap satu tahun sekali pada sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan terutama pada malam ganjil. Masyarakat Desa Penggarit akan saling berbagi bahkan bertukar serabi kepada sanak saudara maupun tetangga. Dalam tiga tahun terakhir tradisi tersebut juga di eventkan. Pelestarian tradisi serabi likuran yang dieventkan sangat bagus untuk dilakukan karena memberi edukasi dan pemahaman tentang kearifan lokal yang mana didalamnya memuat nilai dakwah. Namun, kelemahan dari tradisi tersebut masyarakat tidak lagi membuat serabi pada masing-masing rumahnya dan pembuatannya untuk sekarang ini tidak diajarkan secara struktural karena masyarakat dapat membeli serabi melalui UMKM. 2) Nilai dakwah berbasis kearifan lokal dalam Tradisi Serabi Likuran yang terkandung didalamnya diantaranya memohon ampun dan mengharap keberkahan, meningkatkan keimanan, kewajiban berpuasa, meningkatkan rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, bershadaqah, hubungan yang baik antar sesama, tolong menolong dan saling menghargai satu sama lain.
| 25SK2534020.00 | SK KPI 25.020 SHU d | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain