SKRIPSI ILHA
Pemaknaan Hadis Syukur Riwayat Al-Bukhari Pada Tradisi Karnaval Ikan Panggang Dan Asinan Di Dusun Randuatan Desa Sijambe Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan
Dusun Randuatan desa Sijambe memiliki tradisi ikan panggang yang diperingati setiap Hut kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini mendapat rintangan dengan penolakan dari tetangga sekitar daerah Randuatan. Mereka beranggapan bahwa karnaval tidak perlu untuk diadakan, karena mengangu masyarakat seperti suara sound yang keras menimbulkan jalan menjadi macet, banyak melakukan joget yang menimbulkan syahwat. Rumusan pada penelitin ini adalah: Pertama, Bagaimana sejarah terjadi tradisi karnaval ikan panggang dan asinan sebagai cara mewujudkan syukur di Dusun Randuatan Desa sijambe Kecamatan Wonokerto. Kedua, Bagaimana penerapan nilai hadis riwayat al-Bukhari yang hidup dalam tradisi karnaval ikan panggang dan asinan masyarakat Dusun Randuatan Desa Sijambe Kecamatan Wonokerto. Skripsi ini juga memiliki manfaat secara praktis dan teoritis. Adapun metode penelitian adalah living hadis. Selain itu penulis jenis penelitian field reseach. Sumber data primer didapat dari responden dan sekunder Hadis Riwayat Bukhari No 6412. Lalu data dianalisis dengan pendekatan Antropologi dan teori resepsi eksegesis Ahmad Rafiq Hasil penelitian yaitu: Pertama Sejarah karnaval ikan panggang dan asinan di dusun Randuatan desa Sijambe mulai pada tahun 2021.karnaval ikan panggang dan asinan awal mulanya diperingati setiap bulan muharam, namun berjalan waktu dimasukan dalam rangkaian HUT kemerdekaan republik Indonesia. Sebagai wujud rasa syukur atas diberikan nikmat kesehatan dan waktu. Kedua masyarakat Randuatan menerapkan nilai syukur dalam karnaval ikan panggang dan asinan dengan berdoa kepada Allah swt sebagai wujud terimakasih hamba dengan tuhanya yang telah diberikan waktu dan kesehatan untuk merayakan karnaval tersebut.
| 25SK2532003.00 | SK ILHA 25.003 DIM p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain