SKRIPSI BPI
Implementasi Bimbingan Individual Berbasis Islam Dalam Mengatasi Perilaku Terlambat Sekolah Siswa SMK Dwija Praja Pekalongan
Perilaku terlambat merupakan segala aktivitas yang dilakukan seseorang dengan lambat sehingga tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan dapat diamati secara langsung oleh orang lain. Kehadiran siswa tepat waktu merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Namun, masalah keterlambatan masih sering terjadi di SMK Dwija Praja Pekalongan, khususnya pada kelas XI TKR 2. Faktor-faktor seperti jarak rumah yang jauh, kesulitan transportasi, kebiasaan bangun terlambat, dan kurangnya disiplin kesadaran menjadi penyebab utama. Terdapat tiga indikator perilaku siswa terkait keterlambatan ke sekolah, yaitu dengan sengaja masuk ke kelas meskipun mengetahui pembelajaran akan dimulai, tiba di sekolah setelah pelajaran pertama berlangsung, serta memanfaatkan waktu istirahat melebihi batas yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan perubahan yang positif setelah pelaksanaan bimbingan individual berbasis Islam. Implementasi bimbingan individual berbasis Islam dalam mengatasi perilaku terlambat sekolah siswa SMK Dwija Praja Pekalongan yang dilakukan oleh guru BK sudah sesuai dengan teori tahapan bimbingan pada umumnya, yaitu terdiri dari tahap pembukaan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran. Bimbingan ini membantu siswa memahami pentingnya disiplin waktu sebagai tanggung jawab yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Siswa yang sebelumnya sering terlambat mulai menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki kebiasaan buruk dan berusaha menghindari faktor-faktor penyebab keterlambatan. Meskipun perubahan masih terjadi secara bertahap, menunjukkan hasil potensi positif dalam membangun kedisiplinan siswa secara berkelanjutan.
| 25SK2535018.00 | SK BPI 25.018 FIT i | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain