Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Moderasi Penafsiran Qs. Al-Kafirun dalam Perspektif Warga Desa Linggoasri Kec. Kajen Kab. Pekalongan Sebagai Basis Toleransi Beragama (Kajian Living Qur'an)

SKRIPSI IAT

Moderasi Penafsiran Qs. Al-Kafirun dalam Perspektif Warga Desa Linggoasri Kec. Kajen Kab. Pekalongan Sebagai Basis Toleransi Beragama (Kajian Living Qur'an)

Nur Lathifah Amilda (3120001) - Nama Orang; Syamsul Bakhri, M.Sos. - Nama Orang;

Moderasi merupakan bentuk keseimbangan mengenai keyakinan, moral, maupun perilaku yang berbeda dalam masyarakat. Salah satu prinsip agar terciptanya moderasi ialah terbentuknya sikap toleransi beragama. Hal ini agar terciptanya lingkungan yang rukun dan damai. Warga Desa Linggoasri menjadikan Qs. Al-Kafirun sebagai basis dalam bertoleransi agama. Hal ini merupakan upaya menghidupkan Al-Qur‟an dalam kegiatan sehari-hari. Fokus pembahasan dari penelitian ini yaitu: Pertama, bagaimana pemahaman warga Desa Linggoasri dalam menafsirkan Qs. Al-Kafirun sebagai basis toleransi beragama. Kedua,bagaimana implementasi pemahaman Qs. Al-Kafirun warga Desa Linggoasri dalam bertoleransi agama di kehidupan bermasyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan fenomenologi dan kajian Living Qur‟an. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, warga Desa Linggoasri memahami Qs. Al-Qur‟an sebagai basis dalam bertoleransi agama. Mereka menafsirkan bahwa dalam Qs. Al-Kafirun memerintahkan kepada setiap manusia agar menghargai keyakinan yang dipilih oleh setiap orang, dan tidak boleh memaksa seseorang dalam memilih keyakinan yang sama. Kedua, implementasi sikap toleransi yang ada di Desa Lingoasri berjalan dengan baik. Masyarakat mampu menghargai dan menghormati adanya perbedaan keyakinan dalam bermasyarakat. Berhasilnya kesadaran masyarakat akan pentingnya sikap toleransi beragama mengasilkan kerukunan antar umat muslim dan non-muslim sehingga dapat hidup berdampingan dalam kegiatan sehari-hari tanpa melanggar batas-batasan dalam beragama.


Ketersediaan
24SK2431085.00SK IAT 24.085 NUR mMy Library (Lantai 3, R. Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK IAT 24.085 NUR m
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Ilmu Al-Qur\'an dan Tafsir FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2024
Deskripsi Fisik
xvii, 57 hlm., 24 cm; Bibliografi: 58-64
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X1.4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Toleransi Beragama
Living Qur\'an
Penafsiran
Qs. Al-Kafirun
Perspektif Warga Desa
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nur Lathifah Amilda (3120001)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • E-Theses
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik