Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penafsiran Hukum Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 29, 51, 55/PUU-XXI/2023

SKRIPSI HTN

Penafsiran Hukum Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 29, 51, 55/PUU-XXI/2023

Wulan Novianti Junaidi (1519006) - Nama Orang; Yunas Derta Luluardi, M.A. - Nama Orang;

Penelitian ini membahas tentang penafsiran hukum yang terdapat dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 29,51,55/PUU-XXI/2023 tentang batas usia calon presiden dan calon wakil presiden yang akan mencalonkan diri pada pemilihan umum tahun 2024 yang berusia paling rendah 40 (empat puluh) Tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah dalam pemilihan presiden dan wakil presiden. Berdasarkan ketentuan pasal 169 huruf (q) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum, ketentuan tersebut bertentangan dengan Undang-undang Dasar Republik Indonesia 1945 dan bisa menyebabkan hilangnya hak konstitusional warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penafsiran hukum oleh hakim Mahkamah Konstitusi didalam Putusan mahkamah Konstitusi Nomor 29,51,55/PUU-XXI/2023 yang menggunakan jenis penelitian yuridis normatif yang menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai data utama untuk menganalisis kasus serta menganalisis menggunakan metode analisis preskriptif dengan cara menggambarkan struktur putusan menggunakan logika dan penalaran hukum, serta dilakukan dengan tehnik penafsiran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penafsiran hukum dilakukan hakim dalam memutus Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 29,51,55/PUU-XXI/2023 menggunakan penafsiran futuristik dan sosiologis atau teleologis, yakni bersifat antisipatif pada dinamika dan masa depan masyarakat. Akibat hukum dengan menggunakan metode penafsiran futuristik berdampak menimbulkan potensi konflik kepentingan dan dampaknya pada proses pemilihan umum.


Ketersediaan
24SK2413110.00SK HTN 24.110 WUL pMy Library (Lantai 3, R. Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HTN 24.110 WUL p
Penerbit
Pekalongan : Program Studi S-1 Hukum Tatanegara Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2024
Deskripsi Fisik
xv, 77 hlm, 24 cm; Bibliografi: 78-82
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
342.07
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
pemilihan umum
Penafsiran Hukum
putusan mahkamah konstitusi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Wulan Novianti Junaidi (1519006)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • E-Theses
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik