Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perlindungan Terhadap Hak Perempuan Dalam Kerangka Negara Kesejahteraan (Studi Perbandingan Negara Indonesia dan Inggris)

SKRIPSI HTN

Perlindungan Terhadap Hak Perempuan Dalam Kerangka Negara Kesejahteraan (Studi Perbandingan Negara Indonesia dan Inggris)

Mohammad Khoerul Khusna (1518037) - Nama Orang; Dr. Trianah Sofiani, S.H., H.H - Nama Orang;

Negara Inggris adalah negara pertama-tama mempunyai ide konsep kesejahteraan sosial (Elizabeth Poor Law of 1601). Substansi dari konsep negara kesejahteraan yakni menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dalam rangka memberikan jaminan terhadap setiap manusia baik laki-laki maupun Perempuan. Pernyataan bahwa laki-laki dan perempuan itu setara, dengan munculnya kesadaran bahwa perempuan merupakan manusia yang memiliki derajat yang sama dengan laki-laki telah memicu melahirkan konseptualisasi terhadap hak-hak khusus sebagai bagian dari HAM yaitu hak perempuan. Studi komparasi ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis perbandingan perlindungan dan jaminan hak perempuan di Indonesia dan Inggris. Jenis penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan komparasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan dokumentasi, dengan teknik analisis data menggunakan teknik preskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua negara tersebut memang sama-sama berkomitmen dalam mewujudkan kesetaraan gender di berbagai bidang. Akan tetapi berdasarkan teori perlindungan hukum bahwa terdapat dua macam perlindungan, yakni perlindungan preventif dan represif yang dimana Negara Indonesia dan Inggris terdapat perbedaan mengenai jaminan perlindungan hak perempuan tersebut. Indonesia memakai jaminan perlindungan preventif (upaya pencegahan) dan represif (tindakan sanksi maupun denda) yang di dasarkan pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, sementara Inggris hanya memakai jaminan perlindungan preventif (upaya pencegahan) berdasarkan Domestic Abuse Act 2021.


Ketersediaan
24SK2413023.00SK HTN 24.023 MOH pMy Library (Lantai 3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HTN 24.023 MOH p
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Hukum Tata Negara FASYA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2024
Deskripsi Fisik
xiii, 77 hlm., 30 cm; Bibliografi: 78-83
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
354.82
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Perlindungan
Hak Perempuan
Negara Kesejahteraan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Mohammad Khoerul Khusna (1518037)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik