Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Self Counseling Berbasis Gender TokohSrintil dalam Novel

SKRIPSI BPI

Self Counseling Berbasis Gender TokohSrintil dalam Novel " Ronggeng Dukuh Paruk" Karya Ahmad Tohari

Devi Mahanani (3517051) - Nama Orang; Maskhur, M.Ag - Nama Orang;

Pembahasan mengenai gender masih menjadi perhatian khusus, sebab tidak sedikit dari masyarakat kita yang belum paham mengenai gender atau kontruksi sosial yang diadopsi masyarakat umum. Sebetulnya kontruksi sosial tersebut merugikan pihak manusia perempuan dan manusia laki-laki. Pengalaman traumatis yang dialami perempuan yang merupakan dampak dari ketidakadilan gender melahirkan beberapa nilai kehidupan dan model konseling. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1.) Bagaimana Model Self-Counseling berbasis Gender pada Novel Ronggeng Dukuh Parruk?. Tujuan penelitian ini adalah 1.) Untuk mendeskripsikan Model Self-counseling berbasis Gender dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode library research, sebab menggunakan data sebagai sumber acuannya, untuk mendapatkan data-data yang diperlukan Penulis menggunakan metode hermeneutika gadamer sebagai instrumen pendukung untuk mendapatkan hasil melalui proses penafsiran sesuai metode hermenutika gadamer yaitu: 1.) kesadaran keterpengaruhan; 2.) pra-pemahaman; 3.)asimilasi horizon; 4) penerapan atau aplikasi kontekstualisasi. Hasil penelitian ini ditemukan self-counseling berbasis gender yang terdapat di dalam novel ronggeng dukuh paruk diantaranya meliputi: 1) tahapan konseptualisasi problem dalam lima problem gender yang mendapatkan nilai Pengetahuan, nilai ini diperoleh dalam usaha Srintil menghadapi perlakuan marginalisasi; 2) tahapan intervensi konseling melalui lima persoa;an gender dan mendapatkan Nilai Perjuangan, nilai ini diperoleh dalam menghadapi segala upaya subordinasi dan beban kerja; 3) terminasi dalam lima problem gender, hal tersebut menemukan Nilai Perlawanan, nilai ini berhadapan dengan problem kekerasan dan stereotif yang diterima Srintil. Model SelfCounseling berbasis Gender, dirumuskan dalam tiga tahapan. Ketiga tahapan ini merupakan teori yang menggunakan pendekatan; 1) Konseptualisasi problem, pada tahapan ini, peneliti menemukan metode utama Srintil untuk dapat mengidentifikasi diri dengan persoalannya, pada momen ini, perenungan yang dimaksud tertuju pada tiga persoalan pokok. 2) tahap kedua yaitu intervensi Konseling. Pada tahapan ini, peneliti menemukan rangkaian keterlibatan objek yang digunakan oleh Srintil dalam menanggulangi persoalannya. 3) terakhir, tahap terminasi, pada tahapan ini, subjek dilibatkan dalam usaha merencanakan suatu agenda, berikut dengan diskusi publik dan/atau dialog yang lebih luas. Aspek-aspek yang perlu dipenuhi dalam mencapai tahapan puncak ini, antara lain: 1) Memahami Perasaan; 2) Memahami Kepercayaan diri; 3) Memahami Efikasi Diri; .


Ketersediaan
24SK2435044.00SK BPI 24.044 DEV sMy Library (Lantai 3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK BPI 24.044 DEV s
Penerbit
Pekalongan : Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2024
Deskripsi Fisik
xix, 73 hlm., 30 cm; Bibliografi: 74-80
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Gender
Hermeneutika
Gadamer
Tahapan
Self Counseling
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Devi Mahanani (3517051)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik