Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pemenuhan Nafkah Istri di Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Sastrodirjan Kecamatan Wonopringgo Kabupeten Pekalongan)

SKRIPSI HKI

Pemenuhan Nafkah Istri di Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Sastrodirjan Kecamatan Wonopringgo Kabupeten Pekalongan)

Kholishota Maulida (1118094) - Nama Orang; Prof. Dr. Maghfur, M.Ag - Nama Orang;

Saat negara Indonesia dilanda virus Covid-19 banyak aturan dari pemerintah untuk mencegah penyebaran virus ini yaitu dengan melakukan sosial distancing dan PPKM. Adanya peraturan tersebut menyebabkan dampak pada perekonomian dan terjadi banyaknya perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang ketidak pemenuhan nafkah yang dihadapi para istri selama pandemi Covid-19 di Desa Sastrodirjan Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan. Dan untuk menganalisis penyelesaian ketidak pemenuhan nafkah istri menurut perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Sumber data yang dipakai ada dua yaitu sumber data primer dengan wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpul data. Dan sumber data sekunder seperti buku perpustakaan, jurnal, artikel ilmiah dan literatur lainnya. Hasil penelitian ini, yaitu bahwasannya pemenuhan nafkah istri ketika masa pandemi Covid-19 yang diberikan oleh suaminya berkurang hingga tidak mendapatkan nafkah sama sekali sehingga menimbulkan ketidak harmonisan keluarga dan terjadinya perceraian. Cara penyelesainnya menurut perspektif hukum Islam para ulama memberikan pendapat berbeda-beda salah satunya pendapat imam Syafi’i bahwa ketika saat suami dalam kondisi tidak memberikan pemenuhan saat pandemi Covid-19 maka seorang suami dianggap hutang terhadap istrinya. Dan jika seorang suami sudah mampu untuk menafkahi lagi maka seorang istri berhak untuk menagih hutang tersebut yang belum dibayarkan selama waktu itu.


Ketersediaan
23SK2311034.00SK HKI 23.034 KHO pMy Library (Lantai 3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 23.034 KHO p
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Hukum Keluarga Islam FASYA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2023
Deskripsi Fisik
xxi, 79 hlm., 30 cm; Bibliografi: hlm. 80-84
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
346.01
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hukum Islam
Pandemi
Nafkah Istri
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Kholishota Maulida (1118094)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik