Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Perceraian di Pengadilan (Studi Masyarakat Desa Tangkil Tengah Terhadap Perceraian di Luar Pengadilan Atas Dasar Pelanggaran Taklik Talak)

SKRIPSI HKI

Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Perceraian di Pengadilan (Studi Masyarakat Desa Tangkil Tengah Terhadap Perceraian di Luar Pengadilan Atas Dasar Pelanggaran Taklik Talak)

Aghniya Salamah (1119019) - Nama Orang; Ayon Diniyanto, S.H., M.H - Nama Orang;

Tujuan perkawinan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yaitu, agar dapat tercipta rumah tangga yang memiliki rasa cinta dan kasih sayang, sehingga tercipta perkawinan yang harmonis tanpa mengakibatkan konflik dalam berumah tangga. Pada realitasnya penerapan tujuan perkawinan tidaklah mudah, bahkan ada perkawinan yang berakhir tanpa adanya sebuah solusi, dikarenakan nilai kesepakatan tidak dilakukan dengan baik sehingga memungkinkan kedua belah pihak melanggar hukum. Salah satu masalah kesepakatan yang dilanggar dalam perkawinan yakni sighat taklik talak, dimana sighat taklik talak dapat menjadi alasan dalam melakukan perceraian seperti yang disebutkan dalam Pasal 116 huruf g Kompilasi Hukum Islam. Pada masyarakat desa Tangkil Tengah, ditemukan 4 pasangan suami istri yang bercerai di luar pengadilan atas dasar pelanggaran taklik talak. Proses perceraian yang dilakukan tersebut hanya didasarkan pada kesepakatan antara pihak suami dan pihak istri, bukan melalui proses putusan pengadilan, sehingga tergolong dalam perbuatan yang melanggar hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab masyarakat muslim desa Tangkil Tengah melakukan perceraian di luar pengadilan atas dasar pelanggaran taklik talak dan untuk menemukan kesadaran hukum masyarakat muslim di desa Tangkil-Tengah terhadap perceraian di luar pengadilan atas dasar pelanggaran taklik talak. Melalui riset yuridis-sosiologis dengan pendekatan kualitatif terhadap teori kesadaran hukum. Data-data penelitian ini didapatkan melalui wawancara secara purposive, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kesadaran hukum masyarakat desa Tangkil-Tengah terhadap perceraian di pengadilan atas dasar pelanggaran taklik talak sudah cukup baik namun belum merata, dimana ada 3 pasangan melakukan perceraian di Pengadilan, dan 4 orang di luar pengadilan. Kesadaran hukum masyarakat yang bercerai di luar pengadilan masih relatif rendah, mereka memiliki pengetahuan tentang perceraian harus di depan sidang Pengadilan, namun tidak melakukannya. Faktor-faktor yang menyebabkan perceraian di luar pengadilan pada masyarakat Desa Tangkil Tengah meliputi faktor internal berupa faktor ekonomi, faktor kesibukan, dan faktor kurangnya pemahaman tentang konsekuensi hukum taklik talak. Adapun faktor eksternal berupa minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh lembaga hukum yang berwenang mengenai tata cara pencatatan perkawinan hingga tata cara perceraian yang sah dan memiliki legalitas secara negara. (2) Akibat hukum perceraian yang dilakukan diluar Pengadilan Agama menurut Hukum Positif Indonesia sebagaimana ketentuan Pasal 14 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 dan Pasal 129 Kompilasi Hukum Islam, xiv status perceraian tidak sah. Para pihak tidak dapat membuktikan perceraian dengan akta cerai, sehingga masih terikat sebagai suami-isteri beserta kewajibannya, dan tidak ada kepastian hukum mengenai pembagian harta bersama dan hak asuh anak.


Ketersediaan
23SK2311022.00SK HKI 23.022 AGH kMy Library (Lantai 3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 23.022 AGH k
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Hukum Keluarga Islam FASYA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2023
Deskripsi Fisik
xx, 105 hlm., 30 cm; Bibliografi: hlm. 106-109
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
346.01
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hukum
Perceraian
Taklik Talak
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Aghniya Salamah (1119019)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik