Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pewarisan Kepada Anak Angkat Selaku Ahli Waris Tunggal (Studi Kasus Kelurahan Poncol Kota Pekalongan)

SKRIPSI HKI

Pewarisan Kepada Anak Angkat Selaku Ahli Waris Tunggal (Studi Kasus Kelurahan Poncol Kota Pekalongan)

Laela Mulyani (1118074) - Nama Orang; Jumailah, M.S.I - Nama Orang;

Hadirnya sosok buah hati selalu diharapkan oleh pasangan suami istri yang telah menikah, namun jika dalam kurun waktu lama tidak juga hadir buah hati yang didambakan maka pengangkatan anak menjadi salah satu solusi agar dalam sebuah pernikahan tidak lagi hampa. Pengangkatan yang disebutkan di sini yaitu pengangkatan yang tidak resmi atau pengangkatan anak yang tidak didaftarkan di pengadilan setempat. Dalam kasus pengangkatan anak, banyak orang tua angkat yang tidak mengerti bahwa anak yang diangkatnya tidak memiliki hak atas warisan yang mereka miliki (menurut hukum Islam). Di Kelurahan Poncol terjadi bahwa anak angkat mendapatkan seluruh harta peninggalan dari orang tua angkatnya. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis empiris yaitu penelitian hukum yang datanya diperoleh langsung dari masyarakat. Dan menggunakan pendekatan kualitatif field research artinya data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui studi lapangan dengan cara mengamati, mencatat dan mengumpulkan berbagai data dan informasi yang ditemukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian terhadap alasan orang tua angkat yang memberikan seluruh harta peninggalan kepada Anak angkat ialah tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku baik hukum perdata maupun hukum Islam. Karena pembagian waris tersebut hanya berlandaskan pada hati nurani karena telah merawat dan membesarkan anak tersebut hingga dewasa. Selain itu para anak angkat di Kelurahan Poncol Kota Pekalongan memperoleh bagian lebih dari 1/3 dari harta peninggalan, hal ini tidak sesuai dengan Kompilasi Hukum Islam pasal 209 ayat 2.


Ketersediaan
23SK2311019.00SK HKI 23.019 LAE pMy Library (Lantai 3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 23.019 LAE p
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Hukum Keluarga Islam FASYA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2023
Deskripsi Fisik
xx, 64 hlm., 30 cm; Bibliografi: hlm. 65-69
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
346.01
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Waris
Ahli Waris
Anak Tunggal
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Laela Mulyani (1118074)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik