Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tindakan Mempekerjakan Anak di Kota Pekalongan Perspektif Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Maqasid Asy-Syari'ah

SKRIPSI HKI

Tindakan Mempekerjakan Anak di Kota Pekalongan Perspektif Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Maqasid Asy-Syari'ah

Naila Umdah Zuhaidah (1118127) - Nama Orang; Dr. Hj. Siti Qomariyah, M.A - Nama Orang;

Fenomena tindakan mempekerjakan anak banyak ditemukan di sekitar kita, sebagaimana tindakan mempekerjakan anak juga terjadi di lingkungan kota Pekalongan yang merupakan wilayah kota industri kreatif. Sedangkan dalam hukum positif di Indonesia diatur prinsip-prinsip perlindungan anak diantaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang dibentuk oleh pemerintah agar hak-hak anak dapat diimplementasikan di Indonesia serta UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Berbeda dalam hukum Islam yang mengatur berbagai tindakan hukum dalam kehidupan berkeluarga termasuk hal yang sangat penting dalam hukum Islam karena termasuk melaksanakan ketentuan hukum keluarga islam dan dalam rangka mewujudkan tujuan syariah atau Maqāṣid as-syarī’ah. Penelitian ini memiliki rumusan masalah, bagaimana praktek tindakan mempekerjakan anak di kota Pekalongan dan bagaimana perspektif Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Maqāṣid As-Syarī’ah terhadap tindakan mempekerjakan anak di kota Pekalongan.
Tujuan penelitian adalah ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan fenomena praktek tindakan mempekerjakan anak di kota Pekalongan dan menganalisisnya dalam perspektif Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Maqāṣid as-syarī’ah. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (field research), bersifat deskriptif-kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data-data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalaui wawancara, observasi dan studi dokumentasi.
Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa: Pertama, tindakan mempekerjakan anak di Kota Pekalongan dipengaruhi oleh latar belakang sosial masyarakat seperti adanya lapangan pekerjaan sebagai buruh industri batik, lapangan pekerjaan sebagai buruh sektor informal pada umumnya, adanya beberapa anak putus sekolah, masih banyaknya keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi dan kondisi lingkungan yang menuntut untuk bekerja, latar belakang pendidikan dan pengetahuan dari orangtua yang rendah. Dalam praktiknya pada umumnya pekerjaan yang mereka lakukan adalah termasuk sektor kerja non formal seperti pembantu rumah tangga, buruh batik, buruh bangunan dan penjaga toko. Dalam praktiknya pekerjaan yang mereka lakukan adalah termasuk sektor kerja non formal dengan waktu jam kerja 4-8 jam per hari serta dengan jumlah upah berkisar dari 20.000-90.000 per harinya. Kedua, Penerapan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan terhadap tindakan mempekerjakan anak di Kota Pekalongan dalam sektor formal tidak dijumpai kasus pelanggaran karena perusahaan tahu dan takut apabila melanggar sanksinya perusahaan bisa ditutup, sedangkan dalam sektor non formal Undang-Undang tersebut lebih sulit dipantau pelanggarannya oleh penegak hukum lantaran posisi yang akan dijerat hukum adalah orang yang lemah, yang semestinya dibantu kesejahteraannya dan tidak tega untuk dilaporkan sehingga orang yang lemah dibebani hukuman dan sifat kerjanya tidak ada pemaksaan serta tidak diikat dengan aturan-aturan yang jelas. Sedangkan yang menerima mempekerjakan tergolong unsur majikan/orang yang berkenan membantu. Sedangkan praktek mempekerjakan anak di Kota Pekalongan dalam perspektif Maqāṣid As-Syarī’ah bisa dibenarkan oleh hukum agama karena tujuannya adalah untuk memenuhi hajat dan dalam kondisi atau keadaan terdesak seperti kurang makan, tidak mampu membeli pakaian yang layak dan kebutuhan-kebutuhan lain yang tidak bisa terjangkau sedangkan orangtua tidak bisa memberikan kebutuhan tersebut.

Kata Kunci: Mempekerjakan, Anak, Undang-Undang, Maqāṣid As-Syarī’ah


Ketersediaan
22SK2211061.00SK HKI 22.061 ZUH tMy Library (Lantai.3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 22.061 ZUH t
Penerbit
Pekalongan : Jurusan S- 1 Hukum Keluarga Islam FASYA UIN Gus-Dur Pekalongan., 2022
Deskripsi Fisik
xx, 176 hlm., 30 cm; Bibliografi: 177-181
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.99
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Anak
Undang Undang
Mempekerjakan
Maqasid Asy Syari\'yah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Naila Umdah Zuhaidah (1118127)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik