Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pencatatan Nikah dalam Pandangan KYAI NU Kabupaten Pekalongan (Perspektif Maslahah)

SKRIPSI HKI

Pencatatan Nikah dalam Pandangan KYAI NU Kabupaten Pekalongan (Perspektif Maslahah)

Qutrotun Nada (1118101) - Nama Orang; Dr. H. Mohammad Hasan Bisri, M.Ag - Nama Orang;

Pencatatan nikah menjadi suatu kewajiban bagi masyarakat yang akan melangsungkan pernikahan. Pada realitanya masih banyak masyarakat yang menikah tanpa dicatatkan khususnya di Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya pencatatan nikah. Sedangkan pemahaman masyarakat Kabupaten Pekalongan terhadap pencatatan nikah tidak lepas dari pandangan tokoh masyarakat yang mereka yakini salah satunya adalah Kyai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan Kyai NU Kabupaten Pekalongan tentang pencatatan nikah ditinjau dari perspektif maslahah dan faktor yang melatarbelakangi perbedaan pandangan Kyai NU Kabupaten Pekalongan tentang pencatatan nikah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research dan menggunakan pendekatan yuridis empiris. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pandangan Kyai NU Kabupaten Pekalongan tentang pencatatan nikah. Kyai yang mengharuskan pencatatan nikah dan kyai yang menganjurkan pencatatan nikah. Kyai NU Kabupaten Pekalongan yang menganjurkan pencatatan nikah lebih condong melihat pernikahan dari sisi sah atau tidaknya sebuah pernikahan. Berbeda dengan Kyai NU yang mengharuskan pencatatan nikah, yang tidak hanya memandang pernikahan dari sisi keabsahan nikah tetapi juga mementingkan ketaatan hukum negara. Sehingga perncatatan nikah merupakan sebuah kemaslahah baik maslahah al-‘ammah, maslahah khassah, dan maslahah juz’iyah. Kemudian faktor yang melatarbelakangi perbedaan pandangan Kyai NU Kabupaten Pekalongan adalah faktor sosial, pemahaman agama dan faktor pendidikan


Ketersediaan
22SK2211041.00SK HKI 22.041 NAD pMy Library (Lantai 3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 22.041 NAD p
Penerbit
Pekalongan : Jurusan S- 1 Hukum Keluarga Islam FASYA UIN Gus-Dur Pekalongan., 2022
Deskripsi Fisik
xvi, 80 hlm., 30 cm; Bibliografi: 81-84
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Maslahah
Pencatatan Nikah
Kyai NU
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Qutrotun Nada (1118101)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik