Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Nikah Siri bagi Pasangan Resmi yang Cerai Bawah Tangan di Desa Luwijawa Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal

SKRIPSI HKI

Nikah Siri bagi Pasangan Resmi yang Cerai Bawah Tangan di Desa Luwijawa Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal

Sinta Putri Kumaladewi (1117090) - Nama Orang; Dr. Ali Muhtarom, M.H.I - Nama Orang;

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian
field research, pendekatan yang digunakan adalah sosiologi hukum dengan
melihat bagaimana kesadarn hukum masyarakat setempat. Penelitian ini dilakukan
di Desa Luwijawa, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Dengan pengambilan
data primer melalui wawancara kepada informan dan data sekunder terkait
informasi yang penulis butuhkan. Data selanjutnya dikumpulkan dan direduksi
sesuai fokus penelitian penulis. Setelah itu data disajikan berupa informasi yang
dapat memberikan gambaran tentang apa yang terjadi. Kemudian penarikan
kesimpulan setelah semua data tersaji.
Hasil penelitian yang dapat sajikan meliputi: pertama, pernikahan siri
yang ada di Desa Luwijawa didominasi oleh pasangan resmi yang cerai bawah
tangan. Pasangan tersebut memiliki alasan atas pernikahan sirinya seperti untuk
menghindarkan diri dari zina dan memperjelas ikatan dengan maksud
menghindari fitnah. Hal demikian dilatarbelakangi oleh faktor perceraian di
bawah tangan, yakni faktor ekonomi dan kesejahteraan, faktor keterpaksaan,
faktor kurangnya pengetahuan dan pemahaman, serta faktor lingkungan sosial.
Dengan demikian hal ini memperlihatkan rendahnya kesadaran hukum terhadap
pencatatan nikah maupun perceraian pada lembaga berwenang. Kedua, implikasi
hukum praktik nikah siri bagi pasangan resmi yang cerai bawah tangan,
diantaranya: tidak adanya pengakuan oleh Negara, peristiwa hukum yang
dilaksanakan pun tidak mendapatkan bukti otentik. Hak kewajiban yang
seharusnya dapat terpenuhipun menjadi terabaikan karena tidak mendapat
pengawasan dari lembaga berwenang. Terlebih ketika peristiwa perceraian
maupun pernikahan dihadiri anak, diperlukan pemeliharaan anak dari segi afeksi
dan juga materi.


Ketersediaan
22SK2211038.00SK HKI 22.038 KUM nMy Library (Lantai 3, Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 22.038 KUM n
Penerbit
Pekalongan : Jurusan S- 1 Hukum Keluarga Islam FASYA IAIN Pekalongan., 2022
Deskripsi Fisik
xvi, 96 hlm., 30 cm; Bibliografi: hlm. 97-100
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.31
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
nikah siri
cerai
Cerai Bawah Tangan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Sinta Putri Kumaladewi (1117090)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik